Ayat-ayat Al-Qur’an -sesuai penjelasan Allah dalam Surat Ali Imran ayat dua- terbagi menjadi dua kelompok :

1) Ayat Muhkamat, yaitu ayat yang maknanya sangat jelas dan gamblang. Hanya mengandung satu penafsiran saja. Dan mayoritas ayat-ayat Al-Qur’an adalah ayat Muhkamat.

Contohnya : ayat “Qul Huwallahu Ahad” (Katakan, Allah itu satu).
Makna ayat ini sangat jelas dan gamblang. Hanya ada satu penafsiran, yaitu keesaan Allah.

2) Ayat Mutasyabihat, yaitu ayat yang mengandung banyak penafsiran, karena kejelasan maknanya tidak akan nampak kecuali jika ayat tersebut dikaitkan dan dihubungkan dengan ayat-ayat Muhkamat atau dengan penjelasan Nabi Muhammad sendiri.

Jumlah ayat Mutasyabihat sedikit, tidak banyak. Namun, para musuh-musuh Islam menggunakan ayat-ayat ini sebagai celah untuk memasukkan ajaran-ajaran Palsu ke dalam agama Islam.

Dalam memuluskan kesesatan dan ajaran Palsu, mereka mengatakan, “Ajaran kami ada dalilnya di dalam Al-Qur’an, ayat ini dan ayat itu.” Padahal, sebenarnya mereka tidak berdalil dengan teks ayat tersebut, melainkan mereka hanya berdalil dengan penafsiran mereka terhadap ayat tersebut. Sedangkan, penafsiran mereka itu hanyalah salah satu dari sekian banyak penafsiran terhadap ayat tersebut.

Wallahu A’lam ^__^

Iklan